tidak terasa sudah 7hari kepergianmu, teman.
kami masih bersedih dan masih belum percaya kamu begitu cepat meninggalkan kami.
tapi kami mengikhlaskanmu pergi dan bahagia disana, kembali kerumah yang sebenarnya.
berada disisi Tuhan dengan bahagia.
seminggu yang lalu kejadian yang menggemparkan di Jakarta, tentang terbunuhnya kamu oleh iblis tak berhati, betapa hati kami dan keluarga besarmu remuk tak berdaya, kami hancur mendengar berita yang dimana-mana menggempar itu, kami bisa apa selain menangisimu? :(
kami hanya belum bisa menerima caramu pergi :') ini terlalu menyakitkan untuk kami, keluargamu.
kita adalah teman sejak kecil, rumah kita pun berdekatan, kita SD bersama, sampai sebesar ini kita masih bisa saling tegur sapa walau tak seakrab 3tahun yang lalu. kita pergi merantau mengejar cita-cita masing-masing. kamu terlihat begitu bahagia hidup di Jakarta, dan entah apa salahmu hingga harus pergi dengan cara mengenaskan seperti itu. aku mengakui, aku begitu kehilanganmu. kamu pergi dan rupanya tak akan kembali. bagaimana nasib ibu dan bapakmu, juga kedua adikmu yang masih kecil, aku tidak bisa membayangkan. des, memang dulu kita tidak pernah baik, aku selalu menusukmu dari belakang, begitu pula kamu. ketika kamu pergi, yang paling kusesalkan adalah belum sempat memelukmu dan meminta maaf kepadamu. kami, kita ber5, gank beautiful girl, ingat? aku, kamu, ulan, chika dan kak ria. kita ber5 membuat kelompok kecil, membuat suasana kekeluargaan yang begitu manis, kita bermain setiap hari bersama. bagaimana bisa kamu sekarang sudah tak ada? :')
do'aku sederhana, bahagialah disana, tenanglah disisiNya, berbaringlah dengan tenang, tengoklah kami dari surgaNya yang indah, do'a kami selalu mengalir untukmu sayang.
kami sangat merindukanmu, sahabat kecilku :*
Desi Amaria (Desi Sukiman)
Selasa, 10 Juni 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar